Jangan Persulit Akses Modal Petani dan Nelayan
Banyuasin–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta sektor perbankan agar tidak mempersulit kalangan petani dan nelayan untuk memperoleh akses permodalan.
“Akses modal jangan dipersulit bagi komunitas petani dan nelayan,” katanya ketika membuka Pekan Nasional (Penas) XII Petani Nelayan Indonesia (PNI) 2007, di Lapangan Sekolah Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa, Desa Sembawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (7/7).
Presiden Yudhoyono yang didampingi Ibu Ani Bambang Yudhoyono mengajak dunia perbankan untuk betul-betul menyalurkan kredit, memberi kemudahan, serta membantu petani dan nelayan agar mendapat pinjaman dengan bunga lunak.
Hal tersebut merupakan salah satu dari tiga permintaan Presiden Yudhoyono agar kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan berhasil.
Selain itu, Presiden Yudhoyono juga meminta pemimpin pemerintahan mulai dari dirinya, menteri, gubernur, bupati, walikota, camat dan kepala desa untuk terjun langsung memimpin dan memberi perhatian bagi revitalisasi pertanian, perikanan dan kehutanan.
Untuk itu, Presiden Yudhoyono mengharapkan adanya dukungan dari luar sektor pertanian, seperti pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, bendungan dan lainnya yang dapat meningkatkan sektor pertanian.
Anggaran untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2007 dan tahun 2008, katanya, akan terus ditingkatkan.
“Saya juga meminta peneliti dan ahli pertanian untuk melakukan inovasi teknologi, serta mengembangkan varietas unggul pertanian dan peternakan agar produksi bertambah dan produktifitas meningkat,” katanya. [EL/ ward/Ant]